LRT Jakarta Ramah Anak dan Perempuan (Foto: Siaran Pers PPID)
Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah – PT LRT Jakarta serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta berkolaborasi melaksanakan kegiatan bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia guna mencanangkan komitmen pelayanan transportasi ramah perempuan dan anak, di Stasiun LRTJ Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (30/10). PT LRT Jakarta sebagai salah satu BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, merupakan anak usaha PT Jakarta Propertindo (Perseroda).
Dalam kesempatan ini, dilakukan penandatanganan Komitmen Pelayanan Transportasi Ramah Perempuan dan Anak dilakukan oleh Direktur Utama PT LRT Jakarta, Hendri Saputra yang disaksikan oleh Menteri PPPA RI, Bintang Puspayoga, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, Pj Ketua TP PKK DKI Jakarta, Mirdiyanti Budi Hartono, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, serta Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta. Selain itu, diluncurkan pula layanan Call Center Pos SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) LRT Jakarta seperti keterangan dalam siaran pers PPID.
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Hendri Saputra pada kesempatan ini menyampaikan penandatanganan komitmen dan peluncuran Call Center Pos SAPA diharapkan bisa menjaga LRT menjadi moda transportasi publik yang ramah perempuan dan anak. "Ini merupakan fase penting layanan. Kami berharap dukungan semua pihak," ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati berharap berbagai upaya kolaboratif yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta mampu mencegah dan meniadakan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di ruang publik, khususnya pada transportasi umum LRT Jakarta.
"Sekaligus kita berkampanye bersama untuk mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak di ruang-ruang publik, utamanya kali ini adalah di transportasi umum LRT Jakarta. Kesempatan hari ini tentu merupakan kolaborasi yang akan terus kita tingkatkan di kemudian hari, untuk menghadirkan transportasi publik yang aman dan nyaman untuk semua, utamanya perempuan dan anak. Kita tidak terbatas di sini saja, kami akan kampanye terus," ungkapnya.
Tuty turut menegaskan, Pemprov DKI Jakarta sudah membentuk Pos Pelayanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Transportasi Publik pada 3 (tiga) BUMD Jakarta sebagai upaya mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, yakni di MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta. Pemprov DKI Jakarta juga terus berupaya menggencarkan kampanye dan sosialisasi di seluruh wilayah Jakarta untuk dapat mewujudkan transportasi publik yang ramah perempuan dan anak.