Disgulkarmat Provinsi DKI Jakarta siapkan pos pemadam kebakaran dan hidran mandiri (Foto: Siaran Pers PPID)
Biro Umum dan ASD - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) Provinsi DKI Jakarta terus berupaya memberikan pertolongan maksimal kepada masyarakat dan memberi respons cepat penanganan bencana kebakaran di ibu kota. Kepala Disgulkarmat Satriadi Gunawan menyampaikan, agar penanganan kebakaran dapat direspons dengan cepat dan berjalan lancar, sarana dan prasarana harus disiapkan dengan baik. Oleh sebab itu, pada Kamis (2/3), diresmikan Pos Pemadam Kebakaran di Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selain itu, disiapkan juga mobil medium pressure unit dengan daya tampung air 4.000 liter untuk mengantisipasi kebakaran.
Hal ini menjadi implementasi dari amanat Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Dalam Bab IV Pasal 33, mengenai kesiapan penanggulangan, upaya menanggulangi kebakaran dan bencana lainnya di kecamatan dibentuk kantor sektor pemadam kebakaran dan di kelurahan dibentuk pos.
"Pada prinsipnya, ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, pemadam kebakaran itu harus hadir. Sebagai bentuk respons cepat kami, setiap warga masyarakat yang menelepon pemadam kebakaran selalu kami terima 24 jam non-stop. Jadi kami selalu siaga," terang Satriadi seperti disampaikan dalam siaran pers PPID.
Sementara itu, dilakukan pula penambahan hidran mandiri yang dapat menampung 14.000 liter air di Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hal ini ditujukan sebagai langkah antisipasi kebakaran di hunian padat penduduk, agar warga dapat memanfaatkannya dengan cepat ketika terjadi kebakaran. Sampai saat ini, di Jakarta Selatan sudah dibangun lima titik hidran mandiri. Penambahan hidran mandiri tersebut merupakan implementasi dari aspirasi masyarakat.
Pewarta: Rike
Editor: Frans
Sumber: Siaran Pers PPID
Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Setda DKI Jakarta